Pernah melihat komentar seperti “That's so real”, “I'm cooked”, atau “It's giving main character” di TikTok dan Instagram? Kalau pernah, kamu mungkin sudah menemukan beberapa slang yang populer di kalangan Gen Z.

Slang adalah bahasa informal yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, media sosial, hingga pesan singkat. Berbeda dari bahasa Inggris yang dipelajari di kelas, slang biasanya memiliki makna khusus yang tidak selalu bisa diterjemahkan secara harfiah. Nah, kalau kamu ingin lebih mudah memahami komentar, meme, dan video berbahasa Inggris, yuk, kenali 10 slang Gen Z berikut ini!

1. No Cap — Serius, Nggak Bohong

No cap digunakan untuk menegaskan bahwa seseorang sedang berkata jujur atau tidak melebih-lebihkan sesuatu. Ungkapan ini sering muncul dalam percakapan santai dan media sosial.

Contoh Penggunaan No Cap

  • 🔊 This is the best burger I've ever had, no cap.
    (Ini burger terenak yang pernah aku makan, serius.)

  • 🔊 No cap, she's really talented.
    (Serius, dia memang berbakat banget.)

2. That's So Real — Relate Banget!

Ungkapan that's so real digunakan untuk menunjukkan bahwa kamu sangat memahami atau menyetujui perasaan maupun pengalaman seseorang.

Contoh Penggunaan That's So Real

  • 🔊 “I need a vacation after that one-hour meeting.”
    🔊 “That's so real.”

    (“Aku butuh liburan setelah rapat satu jam itu.”
    “Relate banget.”)

  • 🔊 That's so real. I feel the same way.
    (Relate banget. Aku juga merasakan hal yang sama.)

3. I'm Cooked — Aku Kacau, Tamat Aku!

I'm cooked merupakan slang untuk menggambarkan situasi ketika seseorang merasa sudah berada dalam masalah, kelelahan, atau tidak punya banyak harapan untuk mendapatkan hasil yang baik.

Maknanya bergantung pada konteks. Ungkapan ini bisa digunakan secara bercanda maupun serius.

Contoh Penggunaan I'm Cooked

  • 🔊 I forgot to study for the exam. I'm cooked.
    (Aku lupa belajar buat ujian. Tamat sudah.)

  • 🔊 I slept for only two hours. I'm cooked.
    (Aku cuma tidur dua jam. Aku benar-benar tumbang.)

4. It's Giving — Vibes-nya Kayak...

It's giving digunakan untuk menggambarkan kesan, suasana, atau aura yang ditampilkan seseorang maupun sesuatu. Biasanya diikuti deskripsi tentang gaya atau vibe tertentu.

Contoh Penggunaan It's Giving

  • 🔊 It's giving main character energy.
    (Vibes-nya kayak tokoh utama.)

  • 🔊 That outfit is giving rich girl vibes.
    (Outfit itu vibes-nya kayak cewek kaya.)

  • 🔊 It's giving summer vacation.
    (Suasananya berasa seperti liburan musim panas.)

5. Ate — Keren Banget, Berhasil Banget!

Dalam slang Gen Z, ate bukan sekadar bentuk lampau dari eat yang berarti makan. Kata ini juga digunakan untuk memuji seseorang yang melakukan sesuatu dengan sangat baik, misalnya tampil, berdandan, atau menari.

Contoh Penggunaan Ate

  • 🔊 She ate that performance!
    (Dia tampil keren banget!)

  • 🔊 You ate with that outfit.
    (Outfit kamu keren banget!)

  • 🔊 He ate and left no crumbs.
    (Dia tampil luar biasa, benar-benar nggak ada lawan.)

Ungkapan ate and left no crumbs merupakan bentuk pujian yang lebih ekspresif, seolah-olah seseorang melakukan sesuatu dengan sangat sempurna.

6. Mid — Biasa Aja, Nggak Istimewa

Mid digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dianggap biasa saja atau tidak sebagus ekspektasi. Slang ini sering muncul dalam ulasan film, lagu, makanan, dan tren internet.

Contoh Penggunaan Mid

  • 🔊 The movie was mid.
    (Filmnya biasa aja.)

  • 🔊 Everyone loves that song, but I think it's mid.
    (Semua orang suka lagu itu, tapi menurutku biasa aja.)

7. Delulu — Terlalu Berkhayal

Delulu berasal dari kata delusional. Dalam slang internet, kata ini biasanya digunakan secara bercanda untuk menggambarkan seseorang yang terlalu berkhayal atau punya harapan yang kurang realistis.

Slang ini sering muncul dalam konteks percintaan, idola, dan fantasi tentang masa depan.

Contoh Penggunaan Delulu

  • 🔊 I'm delulu enough to think he'll text me first.
    (Aku cukup halu sampai berpikir dia bakal chat aku duluan.)

  • 🔊 She's being delulu about her celebrity crush.
    (Dia lagi halu soal selebritas yang dia taksir.)

8. Main Character Energy — Aura Tokoh Utama

Main character energy menggambarkan seseorang yang terlihat percaya diri, menonjol, atau menjalani hidup seolah-olah dirinya adalah tokoh utama dalam sebuah film. Ungkapan ini bisa bernada positif, tetapi terkadang juga digunakan secara ironis.

Contoh Penggunaan Main Character Energy

  • 🔊 Walking into the party with that outfit is giving main character energy.
    (Masuk ke pesta dengan outfit seperti itu benar-benar punya aura tokoh utama.)

  • 🔊 She's got main character energy.
    (Dia punya aura tokoh utama.)

9. Touch Grass — Keluar Sebentar, Nikmati Dunia Nyata

Touch grass secara harfiah berarti “menyentuh rumput”. Namun, dalam slang internet, ungkapan ini digunakan untuk menyarankan seseorang agar berhenti terlalu lama berada di dunia maya dan kembali beraktivitas di dunia nyata.

Ungkapan ini sering dipakai sebagai lelucon atau sindiran, sehingga bisa terdengar kasar jika disampaikan dengan nada yang salah.

Contoh Penggunaan Touch Grass

  • 🔊 You've been arguing online for six hours. Go touch grass.
    (Kamu sudah berdebat di internet selama enam jam. Sana, istirahat dan nikmati dunia nyata.)

  • 🔊 We all need to touch grass sometimes.
    (Kita semua kadang perlu menjauh sebentar dari internet.)

10. Lowkey — Diam-Diam atau Agak...

Lowkey digunakan untuk menyampaikan sesuatu secara tidak terlalu terang-terangan, atau untuk menunjukkan perasaan yang cenderung tersembunyi. Dalam konteks tertentu, kata ini juga berarti “agak” atau “sebenarnya”.

Contoh Penggunaan Lowkey

  • 🔊 I lowkey want to go home.
    (Jujur, aku agak pengin pulang.)

  • 🔊 I lowkey love this song.
    (Diam-diam aku suka banget lagu ini.)

  • 🔊 I'm lowkey nervous about the interview.
    (Aku sebenarnya agak gugup soal wawancara itu.)

Kesimpulan

Slang Gen Z seperti no cap, that's so real, I'm cooked, dan it's giving sering digunakan dalam percakapan informal serta media sosial berbahasa Inggris. Masing-masing memiliki makna dan nuansa tersendiri, sehingga tidak selalu bisa diterjemahkan kata demi kata.

Dengan memahami slang ini, kamu bisa lebih mudah menangkap maksud komentar, meme, dan video berbahasa Inggris. Namun, ingat bahwa slang terus berkembang dan penggunaannya bisa berbeda menurut komunitas maupun konteks.

Belajar Bahasa Inggris Lebih Natural Bersama Linguo

Ingin lebih percaya diri memahami percakapan bahasa Inggris sehari-hari, termasuk slang yang sering muncul di media sosial? Di kursus bahasa Inggris Linguo, kamu bisa mempelajari vocabulary, grammar, pronunciation, dan conversation melalui kelas interaktif bersama pengajar.

Belajar bukan hanya menghafal kata, tetapi juga berlatih menggunakannya dalam situasi nyata. Yuk, tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu bersama Linguo dan mulai ngobrol dengan lebih percaya diri!