Pernah melihat tulisan seperti 你好, 안녕하세요, atau مرحبًا? Sekilas, bentuknya mungkin terlihat asing, terutama kalau kamu belum pernah mempelajari bahasa tersebut. Menariknya, setiap bahasa punya sistem penulisan yang berbeda. Ada yang menggunakan karakter untuk mewakili makna, ada yang menyusun huruf menjadi blok suku kata, bahkan ada yang ditulis dari kanan ke kiri. Kalau selama ini kamu terbiasa membaca alfabet Latin seperti A, B, C, mungkin lima bahasa berikut akan membuatmu melihat dunia bahasa dari sudut pandang yang berbeda. Yuk, kenali keunikannya!

1. Bahasa Mandarin: Menggunakan Ribuan Karakter Hanzi

Bahasa Mandarin punya sistem penulisan yang cukup berbeda dari bahasa Indonesia. Alih-alih menggunakan alfabet seperti A sampai Z, bahasa Mandarin menggunakan karakter yang disebut Hanzi (汉字).

Setiap karakter umumnya mewakili satu suku kata dan memiliki makna tertentu. Beberapa karakter juga bisa digabungkan untuk membentuk kata dengan makna yang lebih spesifik.

Contoh Karakter Mandarin

KarakterPinyinArti
人rénOrang
山shānGunung
水shuǐAir
火huǒApi
日rìMatahari / hari

Contoh kata:

  • 🔊 你好(nǐ hǎo) = Halo

  • 🔊 谢谢(xièxie) = Terima kasih

  • 🔊 中国(Zhōngguó) = Tiongkok

Salah satu hal menarik dari Hanzi adalah beberapa karakternya memiliki bentuk yang terinspirasi dari objek atau konsep tertentu. Misalnya, karakter 山 yang berarti gunung memiliki bentuk yang menyerupai tiga puncak.

2. Bahasa Jepang: Memiliki Tiga Sistem Penulisan

Bahasa Jepang bisa dibilang punya sistem penulisan yang cukup unik karena menggunakan tiga jenis karakter sekaligus, yaitu Hiragana (ひらがな), Katakana (カタカナ), dan Kanji (漢字). Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda, tetapi bisa muncul bersama dalam satu kalimat.

Apa Perbedaan Ketiganya?

Hiragana (ひらがな)

Digunakan untuk menulis kosakata asli Jepang, akhiran kata, dan unsur tata bahasa.

Contoh:

  • 🔊 こんにちは(konnichiwa) = Halo

  • 🔊 ありがとう(arigatou) = Terima kasih

Katakana (カタカナ)

Biasanya digunakan untuk menulis kata serapan dari bahasa asing, nama asing, dan beberapa istilah khusus.

Contoh:

  • 🔊 コーヒー(koohii) = Kopi

  • 🔊 テレビ(terebi) = Televisi

Kanji (漢字)

Karakter yang berasal dari Tiongkok dan digunakan untuk mewakili makna tertentu.

Contoh:

  • 🔊 山(yama) = Gunung

  • 🔊 水(mizu) = Air

  • 🔊 日(hi) = Matahari / hari

Karena menggunakan tiga sistem penulisan, belajar membaca bahasa Jepang membutuhkan waktu dan latihan. Namun, justru inilah salah satu hal yang membuatnya menarik!

3. Bahasa Korea: Hurufnya Disusun Menjadi Blok Suku Kata

Bahasa Korea menggunakan sistem penulisan yang disebut Hangul (한글). Berbeda dari Hanzi dan Kanji, Hangul merupakan alfabet yang setiap hurufnya mewakili bunyi tertentu. Keunikannya terletak pada cara huruf-huruf tersebut disusun. Huruf konsonan dan vokal digabungkan menjadi blok yang mewakili satu suku kata.

Contoh Huruf Hangul

HurufCara Baca
ㄱg/k
ㄴn
ㄷd/t
ㅁm
ㅏa
ㅓeo
ㅗo
ㅜu

Contoh gabungan huruf:

  • 가 (ga) = gabungan ㄱ + ㅏ

  • 나 (na) = gabungan ㄴ + ㅏ

  • 다 (da) = gabungan ㄷ + ㅏ

Contoh kata:

  • 한글 (hangeul) = Hangul

  • 사랑 (sarang) = Cinta

  • 한국 (Hanguk) = Korea

Menariknya, Hangul dirancang agar lebih mudah dipelajari masyarakat Korea. Jadi, meskipun bentuk tulisannya terlihat berbeda, kamu bisa mulai mengenal sistemnya dari beberapa huruf dasar terlebih dahulu.

4. Bahasa Arab: Ditulis dari Kanan ke Kiri

Salah satu hal yang langsung terlihat dari bahasa Arab adalah arah penulisannya. Jika bahasa Indonesia ditulis dari kiri ke kanan, bahasa Arab justru ditulis dari kanan ke kiri. Bahasa Arab menggunakan aksara Arab yang terdiri dari 28 huruf dasar. Bentuk sebagian besar huruf dapat berubah tergantung posisinya dalam kata, seperti ketika berada di awal, tengah, atau akhir.

Contoh Huruf Arab

HurufNama
اAlif
بBa
تTa
جJim
مMim

Contoh kata:

  • 🔊 مرحبًا(marhaban) = Halo

  • 🔊 شكرًا(syukran) = Terima kasih

  • 🔊 كتاب(kitāb) = Buku

  • 🔊 سلام(salām) = Salam / damai

Hal menarik lainnya, teks bahasa Arab biasanya tidak menuliskan tanda vokal pendek dalam tulisan sehari-hari. Tanda seperti fathah, kasrah, dan dammah lebih sering digunakan dalam teks pembelajaran, Al-Qur'an, atau tulisan yang membutuhkan panduan pelafalan.

5. Bahasa Thailand: Memiliki Aksara dan Tanda Nada Sendiri

Bahasa Thailand menggunakan aksara Thai yang berbeda dari alfabet Latin. Sistem penulisannya memiliki 44 huruf konsonan, simbol vokal, serta tanda nada. Salah satu keunikannya adalah bahasa Thailand merupakan bahasa tonal. Artinya, tinggi-rendah nada saat mengucapkan suatu suku kata bisa memengaruhi maknanya.

Contoh Huruf Thailand

HurufNamaPekiraan Bunyi
กKo Kaik
ขKho Khaikh
ค
Kho Khwai
kh
ง
Ngo Ngu
ng
มMo Mam

Contoh kata:

  • 🔊 สวัสดี(sawatdee) = Halo

  • 🔊 ขอบคุณ(khop khun) = Terima kasih

  • 🔊 ภาษาไทย(phasa thai) = Bahasa Thailand

  • 🔊 น้ำ(nam) = Air

Selain bentuk hurufnya yang khas, tulisan Thailand juga tidak menggunakan spasi di antara setiap kata seperti bahasa Indonesia. Spasi biasanya digunakan untuk memisahkan frasa atau bagian kalimat.

Kesimpulan

Bahasa Mandarin, Jepang, Korea, Arab, dan Thailand memiliki sistem penulisan yang unik dengan karakteristik masing-masing. Mandarin menggunakan karakter Hanzi, Jepang menggabungkan tiga jenis tulisan, Korea menyusun huruf menjadi blok suku kata, Arab ditulis dari kanan ke kiri, sedangkan Thailand memiliki aksara dan tanda nada sendiri.

Mempelajari sistem penulisan yang berbeda memang membutuhkan proses. Namun, kamu bisa memulainya dari huruf dasar dan kosakata sederhana. Siapa tahu, salah satu bahasa ini justru menjadi bahasa asing berikutnya yang ingin kamu kuasai!

Kenali Lebih Banyak Bahasa Bersama Linguo

Tertarik belajar bahasa yang sistem penulisannya berbeda dari bahasa Indonesia? Di Linguo, kamu bisa memilih lebih dari 60 bahasa untuk dipelajari bersama pengajar.

Mulai dari bahasa Mandarin, Jepang, Korea, Arab, Thailand, hingga bahasa lainnya. Kamu bisa belajar melalui kelas privat online via Zoom dan mendiskusikan materi sesuai kebutuhan serta tingkat kemampuanmu. Yuk, temukan bahasa yang paling menarik buatmu dan mulai belajar bersama Linguo!