Pernah kepikiran ingin belajar bahasa asing, tetapi masih bingung harus mulai dari bahasa apa? Ada banyak pilihan menarik, mulai dari bahasa Inggris yang sering digunakan di berbagai negara, bahasa Spanyol yang dikenal punya pelafalan cukup konsisten, hingga bahasa Italia yang terdengar unik dan melodis.

Namun, kalau baru pertama kali belajar bahasa asing, memilih bahasa yang relatif mudah dipelajari bisa menjadi langkah awal yang menyenangkan. Kamu jadi punya kesempatan untuk membangun kepercayaan diri sebelum mencoba bahasa dengan sistem penulisan atau tata bahasa yang lebih menantang. Nah, berikut lima bahasa yang bisa menjadi pilihan untuk pemula!

Apa yang Membuat Sebuah Bahasa Mudah Dipelajari?

Sebelum masuk ke daftarnya, perlu diketahui bahwa tingkat kesulitan bahasa tidak sama bagi setiap orang. Bahasa yang terasa mudah bagi penutur bahasa Indonesia belum tentu sama mudahnya bagi penutur bahasa lain. Ada beberapa hal yang bisa membuat sebuah bahasa terasa lebih ramah untuk pemula:

  • Kemiripan kosakata: Semakin banyak kata yang mirip dengan bahasa yang sudah kita kuasai, semakin mudah kita mengenali artinya.

  • Sistem penulisan: Bahasa dengan alfabet yang sudah familiar biasanya lebih mudah dipelajari pada tahap awal.

  • Pelafalan: Bahasa dengan aturan pengucapan yang konsisten cenderung lebih mudah dibaca dan diucapkan.

  • Tata bahasa: Struktur kalimat dan aturan grammar yang mudah dipahami bisa membantu proses belajar.

  • Ketersediaan materi: Film, lagu, buku, aplikasi, dan sumber belajar lainnya dapat mempermudah latihan secara mandiri.

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, berikut beberapa bahasa yang bisa kamu coba.

1. Bahasa Melayu

Kalau kamu penutur bahasa Indonesia, bahasa Melayu bisa menjadi salah satu pilihan paling mudah untuk mulai dipelajari. Alasannya, bahasa Indonesia dan bahasa Melayu memiliki banyak kemiripan dalam kosakata maupun struktur kalimat. Kamu mungkin akan menemukan banyak kata yang sudah familiar, meskipun ada juga perbedaan makna dan penggunaan dalam konteks tertentu.

Kenapa Bahasa Melayu Relatif Mudah?

  • Banyak kosakata yang mirip dengan bahasa Indonesia.

  • Menggunakan alfabet Latin.

  • Struktur kalimat dasarnya cukup familiar.

  • Tidak memiliki perubahan bentuk kata kerja berdasarkan subjek seperti dalam beberapa bahasa lain.

Contoh kalimat:

🔊 Saya mahu makan nasi.

Artinya: Saya mau makan nasi.

Meski terlihat mirip, tetap ada kosakata yang berbeda. Misalnya, kata mahu dalam bahasa Melayu berarti "mau" dalam bahasa Indonesia.

2. Bahasa Inggris

Bahasa Inggris mungkin sudah tidak asing lagi karena sering kita temui dalam film, musik, media sosial, pekerjaan, hingga pendidikan. Salah satu kelebihannya adalah sumber belajar bahasa Inggris sangat mudah ditemukan. Kamu bisa berlatih melalui video, podcast, buku, aplikasi, atau percakapan dengan orang lain.

Kenapa Bahasa Inggris Relatif Mudah Dipelajari?

  • Banyak materi belajar gratis maupun berbayar.

  • Menggunakan alfabet Latin.

  • Banyak kosakata yang sudah familiar karena sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Bisa langsung dipraktikkan melalui film, lagu, dan konten berbahasa Inggris.

Contoh kalimat:

🔊 I want to learn English.

Artinya: Saya ingin belajar bahasa Inggris.

Walaupun sumber belajarnya melimpah, bahasa Inggris tetap punya tantangan, terutama pada pelafalan, tenses, dan kosakata yang tidak selalu dibaca sesuai ejaannya.

3. Bahasa Spanyol

Bahasa Spanyol bisa menjadi pilihan menarik untuk pemula yang ingin mempelajari bahasa baru. Bahasa ini digunakan di banyak negara, terutama di Spanyol dan sebagian besar wilayah Amerika Latin. Salah satu hal yang membuat bahasa Spanyol cukup ramah untuk pemula adalah aturan pengucapannya yang relatif konsisten. Setelah mengenal bunyi setiap huruf dan kombinasi huruf, kamu akan lebih mudah membaca banyak kata.

Kenapa Bahasa Spanyol Relatif Mudah Dipelajari?

  • Menggunakan alfabet Latin.

  • Banyak kata dibaca mendekati cara penulisannya.

  • Beberapa kosakatanya memiliki kemiripan dengan bahasa Inggris.

  • Banyak film, lagu, dan konten berbahasa Spanyol yang bisa dijadikan bahan latihan.

Contoh kalimat:

🔊 Hola, ¿cómo estás?

Artinya: Halo, apa kabar?

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahasa Spanyol memiliki perubahan bentuk kata kerja berdasarkan subjek dan waktu. Jadi, kamu tetap perlu mempelajari grammar secara bertahap.

4. Bahasa Italia

Pernah mendengar ungkapan Ciao, bella! atau Mamma mia!? Bahasa Italia memang sering menarik perhatian karena terdengar ekspresif dan melodis. Selain itu, bahasa Italia menggunakan alfabet Latin dengan aturan pelafalan yang relatif konsisten. Hal ini bisa membantu pemula saat mulai belajar membaca dan mengucapkan kata-katanya.

Kenapa Bahasa Italia Relatif Mudah Dipelajari?

  • Menggunakan alfabet Latin.

  • Banyak kata diucapkan mendekati cara penulisannya.

  • Memiliki beberapa kemiripan kosakata dengan bahasa Spanyol dan Inggris.

  • Banyak ekspresi sehari-hari yang bisa langsung dipraktikkan.

Contoh kalimat:

🔊 Mi chiamo Anna.

Artinya: Nama saya Anna.

Namun, bahasa Italia juga memiliki gender kata benda, perubahan kata kerja, dan beberapa bunyi khusus yang perlu dilatih. Jadi, jangan hanya mengandalkan kemiripan ejaan, ya!

5. Bahasa Portugis

Bahasa Portugis mungkin belum sepopuler bahasa Inggris atau Spanyol di kalangan pelajar bahasa asing di Indonesia. Namun, bahasa ini tetap menarik untuk dipelajari, terutama jika kamu tertarik dengan budaya Portugal atau Brasil. Bahasa Portugis dan bahasa Spanyol memiliki sejumlah kemiripan kosakata karena keduanya berasal dari rumpun bahasa Roman. Jika sudah mengenal bahasa Spanyol, kamu mungkin akan lebih mudah mengenali beberapa kata dalam bahasa Portugis.

Kenapa Bahasa Portugis Bisa Menjadi Pilihan untuk Pemula?

  • Menggunakan alfabet Latin.

  • Memiliki sejumlah kosakata yang mirip dengan bahasa Spanyol.

  • Banyak sumber belajar yang bisa ditemukan secara online.

  • Bisa digunakan untuk berkomunikasi di Portugal, Brasil, dan beberapa negara lainnya.

Contoh kalimat:

🔊 Eu quero aprender português.

Artinya: Saya ingin belajar bahasa Portugis.

Perlu diingat, pelafalan bahasa Portugis memiliki beberapa bunyi yang cukup berbeda dari bahasa Spanyol. Penggunaan kosakata dan pengucapannya juga bisa bervariasi antara Portugis Eropa dan Portugis Brasil.

Kesimpulan

Ada banyak bahasa asing yang bisa menjadi pilihan untuk pemula. Bahasa Melayu, Inggris, Spanyol, Italia, dan Portugis termasuk beberapa pilihan yang relatif ramah untuk dipelajari, terutama jika dilihat dari kemiripan kosakata, sistem penulisan, pelafalan, dan ketersediaan materi belajar.

Namun, bahasa yang paling mudah bukan selalu bahasa yang paling cocok untuk semua orang. Pilihlah bahasa yang sesuai dengan tujuan dan minatmu agar proses belajar terasa lebih menyenangkan dan konsisten.

Mulai Belajar Bahasa Asing Bersama Linguo

Sudah punya bahasa incaran, tetapi masih bingung harus mulai dari mana? Di Linguo, kamu bisa belajar lebih dari 60 pilihan bahasa bersama pengajar melalui kelas privat online.

Kamu bisa mendiskusikan materi yang ingin dipelajari sesuai kebutuhan dan tingkat kemampuan, mulai dari kosakata dasar, grammar, pronunciation, hingga conversation. Kelas privat tersedia mulai dari Rp90.000 per sesi. Yuk, pilih bahasa yang ingin kamu kuasai dan mulai perjalanan belajarmu bersama Linguo!