Pernah mendengar istilah polyglot, bilingual, atau multilingual? Ketiga istilah ini sering digunakan secara bergantian karena sama-sama berkaitan dengan kemampuan berbahasa. Padahal, masing-masing memiliki arti yang berbeda. Tidak sedikit orang yang mengira seseorang yang bisa berbicara tiga bahasa sudah pasti disebut polyglot. Ada juga yang menganggap semua orang yang menguasai lebih dari satu bahasa adalah bilingual. Faktanya, istilah-istilah tersebut memiliki cakupan dan penggunaan yang berbeda.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara polyglot, bilingual, dan multilingual? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Bilingual?

Bilingual adalah istilah untuk seseorang yang mampu menggunakan dua bahasa dengan baik. Kemampuan tersebut tidak selalu berarti kedua bahasa dikuasai dengan tingkat yang sama seperti penutur asli. Ada orang yang lebih fasih dalam satu bahasa dibandingkan bahasa lainnya, tetapi tetap dapat berkomunikasi secara efektif menggunakan keduanya.

Contohnya:

  • Seseorang yang menggunakan bahasa Indonesia di rumah dan bahasa Inggris di tempat kerja.
  • Anak yang tumbuh dengan bahasa Indonesia dari orang tua dan bahasa Mandarin dari lingkungan sekolah.

Dalam kehidupan sehari-hari, bilingual merupakan kategori yang paling umum dijumpai, terutama di negara atau lingkungan yang menggunakan lebih dari satu bahasa.

Apa Itu Multilingual?

Multilingual adalah kemampuan menggunakan lebih dari dua bahasa. Istilah ini dapat digunakan untuk individu, komunitas, perusahaan, bahkan negara.

Sebagai contoh:

  • Seseorang yang dapat menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, dan Jepang merupakan individu multilingual.
  • Sebuah perusahaan yang menyediakan layanan dalam lima bahasa juga dapat disebut multilingual.
  • Negara yang memiliki beberapa bahasa resmi atau banyak bahasa daerah sering disebut sebagai negara multilingual.

Dengan kata lain, multilingual lebih menekankan pada kondisi menggunakan banyak bahasa tanpa melihat bagaimana seseorang mempelajarinya atau seberapa banyak bahasa yang benar-benar dikuasai.

Apa Itu Polyglot?

Polyglot adalah seseorang yang menguasai banyak bahasa dan secara aktif mempelajari atau menggunakan bahasa-bahasa tersebut. Tidak ada standar internasional yang menetapkan jumlah pasti bahasa yang harus dikuasai agar seseorang disebut polyglot. Namun, secara umum istilah ini digunakan untuk orang yang mampu menggunakan empat bahasa atau lebih.

Yang membedakan polyglot dari istilah lainnya bukan hanya jumlah bahasa, tetapi juga ketertarikan dan komitmennya dalam mempelajari berbagai bahasa. Banyak polyglot terus menambah bahasa baru sepanjang hidupnya karena mereka menikmati proses belajar bahasa dan budaya dari berbagai negara.

Perbedaan Polyglot, Bilingual, dan Multilingual

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaannya.

IstilahJumlah BahasaFokus Utama
Bilingual

2 bahasa
Mampu menggunakan dua bahasa
MultilingualLebih dari 2 bahasaMenggunakan banyak bahasa, baik individu maupun organisasi
Polyglot

Umumnya 4 bahasa atau lebih
Individu yang menguasai dan aktif mempelajari banyak bahasa

Apakah Seseorang yang Menguasai Tiga Bahasa Disebut Polyglot?

Pertanyaan ini cukup sering muncul. Jawabannya adalah belum tentu. Seseorang yang menguasai tiga bahasa lebih tepat disebut trilingual, yaitu mampu menggunakan tiga bahasa.

Namun, dalam percakapan sehari-hari, sebagian orang tetap menggunakan istilah polyglot untuk siapa saja yang menguasai banyak bahasa. Karena tidak ada definisi resmi mengenai jumlah bahasa yang harus dikuasai, penggunaan istilah ini memang cukup fleksibel. Meski begitu, dalam dunia pembelajaran bahasa, istilah polyglot umumnya merujuk pada orang yang menguasai empat bahasa atau lebih.

Contoh Penggunaan Istilah yang Tepat

Agar tidak tertukar, berikut beberapa contoh sederhana.

Contoh 1

Andi bisa menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.

➡️ Andi adalah bilingual.

Contoh 2

Sarah menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, dan Korea.

➡️ Sarah adalah trilingual sekaligus multilingual.

Contoh 3

David mampu menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, Mandarin, dan Jerman.

➡️ David dapat disebut polyglot dan tentu juga multilingual.

Ingin Menjadi Polyglot? Mulailah dengan Strategi Belajar yang Tepat

Tidak semua orang memiliki tujuan hanya menguasai satu bahasa. Ada juga yang ingin mempelajari beberapa bahasa untuk kebutuhan karier, pendidikan, bisnis, atau sekadar hobi.

Kalau kamu memiliki target seperti itu, memilih tempat belajar yang menyediakan banyak pilihan bahasa tentu akan lebih memudahkan perjalananmu. Linguo merupakan kursus polyglot pertama di Indonesia yang menyediakan lebih dari 55 pilihan bahasa. Kamu bisa belajar berbagai bahasa dalam satu ekosistem pembelajaran dengan kurikulum yang terstruktur, pengajar berpengalaman, dan pilihan kelas yang fleksibel.

Baik kamu baru memulai belajar bahasa kedua maupun sedang merencanakan menjadi seorang polyglot, Linguo dapat menjadi partner belajar yang mendukung perkembangan kemampuan bahasamu.