Hallo Napa Habar!
Kalian pasti tahu bahwa Indonesia merupakan negara kesatuan dengan kaya akan perbedaan. Perbedaan yang ada inilah menjadi tonggak persatuan dan kesatuan, salah satunya kebudayaan atau ragam etnik. Berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik tahun 2010, tercatat Indonesia memiliki 1.340 suku bangsa. Keragaman etnik suku bangsa tersebut tersebar di seluruh kepulauan Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Kebudayaan yang ada mampu menyihir milyaran mata manusia baik dari dalam maupun luar negeri, salah satunya adalah budaya dari Suku Banjar.
Suku banjar termasuk dalam suku terbesar yang ada di Indonesia yang berada di wilayah Kalimantan Selatan dengan penduduk sekitar 4,1 juta jiwa berdasarkan sensus penduduk tahun 2010. 4,1 juta jiwa tersebut tersebar di Kalimantan Selatan sejumlah 2,7 juta jiwa, 1 juta jiwa di bagian Kalimantan lainnya, dan 500 ribu jiwa di luar kalimantan. Para peneliti meyakini bahwa etnis Banjar adalah kombinasi dari beberapa suku, yaitu Melayu, Maanyan, dan Masyarakat Borneo asli. Tak heran jika masyarakat suku Banjar dapat ditemui di wilayah seperti Semenanjung Malaysia, Sumatera Utara, Jambi, dan Riau.
Etnis Banjar memiliki bahasa tradisional yang dikenal dengan bahasa Banjar. Penggunaan bahasa ini sudah dikembangkan sejak zaman Hindu-Budha. Namun, saat ini bahasa Banjar asli hanya digunakan ketika menyelenggarakan ritual adat, seperti Kaharingan Dayak Meratus, yang dilakukan oleh Balian Kaharingan. Lalu seperti apa kebudayaan Banjar yang masih berlaku hingga saat ini? Mari kita bahas.
1. Budaya Lisan
Salah satu budaya yang dijadikan kesenian adalah Lamut, dimana tradisi ini saling bercerita tentang nilai keagamaan, budaya, dan sosial. Lalu ada Mahidin, yang bercerita tentang puisi rakyat.
2. Seni Musik
Memainkan musik tradisional bagi masyarakat Banjar merupakan kebiasaan bagi mereka yang masih dilakukan hingga sekarang. Salah satu seni musik yang populer adalah musik Panting yang dimainkan dengan alat musik bernama panting (sejenis gambus).
3. Kemampuan Mengolah Lahan Sistem Pasang Surut
Kemampuan mengolah lahan secara pasang surut oleh masyarakat Banjar tidak luput dari kehidupan mereka yang erat hubungannya dengan budaya mereka, yaitu budaya sungai.
Itulah budaya atau kebiasaan dari masyarakat Banjar yang masih dilestarikan hingga saat ini. Sebagai generasi penerus bangsa, kalian juga harus mengenal dan ikut melestarikannya juga dong. Nah, buat Lingfriends yang ingin tahu lebih dalam seputar suku dan bahasa Banjar, kalian bisa bergabung dengan Linguo.id. Bersama Linguo kalian akan mendapatkan bimbingan dari 0 sampai bisa lho! Tunggu apalagi, yuk segera daftarkan diri kalian. Mimin tunggu ya!
Rujukan:
Andra. (2017, Maret 27). Kebudayaan Suku Banjar di Kalimantan Selatan. Dalam Ilmuseni.com. Link: Kebudayaan Suku Banjar di Kalimantan Selatan — IlmuSeni.com
Suku Banjar — Sejarah, Ciri Khas, Pakaian, Rumah Adat, Bahasa dan Kebudayaan (goodminds.id)




Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadi yang pertama!