Lingfriends pasti sudah tahu kalau Korea terbagi menjadi dua negara, yaitu Korea Selatan dan Korea Utara. Keduanya resmi berpisah sejak tahun 1953 akibat dari perang saudara di semenanjung Korea. Korea Selatan dan Korea Utara masing-masing memiliki ideologi yang berbeda. Korea Utara merupakan negara komunis yang cenderung menutup diri dari pengaruh-pengaruh luar, sedangkan Korea Selatan merupakan negara penganut paham liberalisme dengan sifat keterbukaannya.
Meskipun Korea Selatan dan Korea Utara sama-sama menggunakan bahasa Korea, perbedaan paham membuat bahasa di kedua negara tersebut memiliki sedikit perbedaan. Kira-kira apa saja perbedaan Bahasa Korea Utara dan Korea Selatan? Simak penjelasannya berikut.
Keaslian Bahasa
Sebagian besar kosakata dan etimologi dari bahasa Korea asli berasal dari bahasa Tionghoa. Korea Utara mempertahankan penggunaan bahasa Korea asli. Ini merupakan pengaruh ideologi Juche yang mereka anut yang membuat Korea Utara menjadi tertutup dengan pengaruh asing. Selain itu, pemerintah Korea Utara juga mengatur ketat penggunaan bahasa. Setiap warga Korea Utara wajib menjaga keaslian Bahasa Korea. Mereka menghilangkan gaya menulis Jepang dan bagian yang kurang sesuai dengan bahasa asli mereka.
Sementara itu, bahasa di Korea Selatan mengalami perkembangan. Bahasa Korea Selatan sangat fleksibel dengan tiga kategori asal kata (kata-kata serapan Tionghoa, kata-kata asli, dan serapan asing lainnya). Pemerintah Korea Selatan juga tidak terlalu mengatur penggunaan bahasa dan lebih fokus dalam mengembangkan pendidikan.
Pengaruh Bahasa Inggris
Bahasa yang digunakan di Korea Selatan lebih banyak mendapatkan pengaruh asing terutama Bahasa Inggris. Itu karena paham liberalis yang dianut Korea Selatan yang membuat negara tersebut lebih terbuka. Selain itu, pada masa perang saudara, Korea Selatan mendapat dukungan dari Amerika Serikat. Dukungan dari Amerika Serikat tersebut turut berdampak pada meluasnya penggunaan Bahasa Inggris.
Perbedaan Dialek
Bahasa standar di Korea Utara dan Selatan memiliki jenis dan jumlah fonem yang sama, namun ada beberapa perbedaan dalam segi dialek. Bahasa Korea yang digunakan di Korea Selatan (표준어) terbentuk dari dialek Gyeonggi yang digunakan di Seoul dan termasuk dalam kelompok dialek tengah. Sementara itu, bahasa Korea yang digunakan di Korea Utara (문화어) terbentuk dari dialek P’yŏng’an yang digunakan di kota Pyongyang.
Contoh perbedaan dialek Korea Selatan dan Korea Utara:
Beberapa ㄴ |n| dan semua ㄹ |l| yang muncul di awal kata tidak ditulis maupun diucapkan di Korea Selatan, tapi ditulis dan diucapkan di Korea Utara. Misalnya, nama marga 이 [i] (di Indonesia ditulis “Lee”) ditulis dan diucapkan sebagai 리 [ɾi] di Korea Utara.
Perbedaan Kosakata
Kosakata dan bentuk dasar dari bahasa yang digunakan di Korea Selatan dan Korea Utara sebenarnya berasal dari sumber yang sama, yaitu Sajeonghan Joseoneo Pyojunmal Mo-eum (사정한 조선어 표준말 모음) yang diterbitkan oleh Korean Language Society pada tahun 1936. Berikut contoh perbedaan kosakata dalam Bahasa Korea Selatan dan Korea Utara:
- Perbedaan kosakata akibat perbedaan sistem politik atau struktur sosial

Perbedaan dalam perbendaharaan kosakata serapan

Perbedaan kosakata lainnya

Itulah tadi beberapa perbedaan Bahasa Korea Selatan dan Korea Utara. Perbedaan-perbedaan tersebut pada dasarnya merupakan dampak dari perpecahan Korea dan juga perbedaan ideologi dari kedua negara tersebut.
Buat lingfriends yang penasaran dan ingin mempelajari Bahasa Korea Selatan bisa banget nih belajar di Linguo. Di sini kalian bisa belajar bahasa asing ditemani pengajar yang profesional dan seru. Lingfriends juga tidak perlu khawatir masalah harga. Hanya dengan Rp150.000 kalian sudah bisa mengikuti kursus selama dua bulan. Bahasa yang ditawarkan juga banyak banget, ada 55 pilihan bahasa termasuk bahasa Korea Selatan. Jadi buat lingfriends yang pengen ke Korea untuk bertemu idola, buruan daftar di Linguo.
Referensi:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perbedaan_Utara%E2%80%93Selatan_dalam_bahasa_Korea
https://koreanfirst.net/bedanya-bahasa-korea-selatan-dan-bahasa-korea-utara/




Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadi yang pertama!