Kalau lagi belajar bahasa Inggris, dua kata ini sering banget bikin bingung: say dan tell. Soalnya dua-duanya sama-sama berarti “mengatakan”. Tapi sebenarnya, cara penggunaannya beda, lho. Banyak English learners masih sering ketuker pakai dua kata ini dalam percakapan sehari-hari. Supaya nggak salah lagi, yuk pahami perbedaannya dengan cara yang simpel!

Say: Si Fokus ke Kata-Kata

Bayangin say itu kayak kamu lagi nge-quote ucapan seseorang. Fokusnya ke apa yang diucapkan, bukan ke siapa yang dengerin. Formula gampangnya:

- say + kata-kata/kalimat

- say + that + kalimat

Contohnya:

✅ She said she was tired.

✅ He said goodbye before leaving.

✅ My teacher said that the test was difficult.

⚠️ Jebakan! Say Nggak Suka Ditempel Orang

Ini yang bikin banyak orang salah:

❌ She said me the answer.

✅ She said the answer to me.

Inget ya: say butuh kata sambung (to) kalau mau nyebut orangnya!

Tell: Si Fokus ke Lawan Bicara

Nah kalau tell, bayangin kamu lagi kasih info langsung ke seseorang. Makanya, tell hampir selalu nempel sama orang yang dikasih tahu. Formula gampangnya: tell + orang + informasi

Contohnya:

✅ She told me the answer.

✅ Can you tell me your name?

✅ He told his friends about the news.

Lihat bedanya? Setelah tell langsung ada orangnya!

Contoh Penggunaan Tell dalam Percakapan

A
🔊 Did your mom tell you the news?
B
🔊 Yes, she told me this morning

Di sini tell dipakai karena ada orang yang menerima informasi, yaitu “me”.

Contoh Penggunaan Say dalam Percakapan

A
🔊 What did your teacher say?
B
🔊 She said the exam will be next week.

Di sini say dipakai karena fokusnya ke apa yang diucapkan.