Konnichiwa Lingfriends! Apa yang terbersit di benak Lingfriends saat mendengar kata Jepang? Bagi penyuka anime ataupun J-Pop, pasti negara ini sudah tidak asing lagi. Negara yang ikonik dengan bunga sakura dan bendera berwarna putih dengan lingkaran merah di tengahnya ini juga terkenal dengan bahasanya yang sulit untuk dipelajari, loh. Affah iyahh?

Seperti yang kita tahu, sesuatu akan terlihat sulit sebelum kita berani untuk menghadapinya. Jika ada niat yang sungguh-sungguh, pasti belajar bahasa paling susah sedunia pun bukan merupakan masalah yang besar. Jadi, sebelum melangkah lebih jauh untuk mempelajari bahasa Jepang, yuk intip dulu mengenai susunan kalimat bahasa Jepang dan perbedaannya dengan bahasa Indonesia dalam artikel ini!

Coba Lingfriends ingat dulu, bagaimana sih susunan kalimat dalam bahasa Indonesia? Yup, SPOK atau Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan. Sebagai contoh, akan dijabarkan dalam tabel berikut ini:

Bisa juga dengan susunan KSPO:

Lantas, bagaimana struktur kalimat dalam bahasa Jepang? Susunan kalimat dalam bahasa Jepang dapat dikatakan fleksibel karena kita dapat meletakkan subjek, objek, dan keterangan di manapun. Perlu diperhatikan bahwa unsur predikat selalu diletakkan di bagian akhir. Selain itu, kita juga harus membubuhi partikel untuk subjek, objek, dan keterangan. Partikel sangat krusial pengaruhnya dalam bahasa Jepang karena menjadi pembeda dari unsur-unsur kalimat dalam bahasa Jepang sehingga unsur tersebut dapat dibolak-balik letaknya namun masih tetap memiliki arti yang sama. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh dalam tabel berikut:

Lihat! Meskipun urutan dari subjek, objek, dan keterangannya tergolong acak, tapi kalimat pertama sampai keenam memiliki arti yang sama, Dewi makan bakso di warung. Coba lihat lagi di tabel! Apakah kalian menemukan partikel ‘wa’ pada subjek, ‘de’ pada keterangan, dan ‘o’ pada objek? Dalam bahasa Jepang, partikel memiliki fungsi yang hampir sama dengan kata depan dalam bahasa Indonesia. Pembedanya, partikel dalam bahasa Jepang terdapat di belakang kata. Partikel juga berfungsi dalam menunjukkan subjek, objek, dan keterangan, seperti partikel ‘wa’ pada subjek, ‘de’ pada keterangan, dan ‘o’ pada objek.

Bagaimana? Apakah Lingfriends sudah mendapat gambaran mengenai tata bahasa atau grammar dalam bahasa Jepang? Mudah sekali, bukan? Nah, jika Lingfriends tertarik untuk lebih jauh belajar bahasa Jepang, Lingfriends dapat mengikuti kursus di Linguo, loh! Saat ini Linguo menyediakan kursus untuk 55+ pilihan bahasa termasuk bahasa Jepang! Menarik sekali, bukan? Yuk segera kepoin Instagram @linguo.id dan website resmi kami http://linguo.id! Tunggu apa lagi?


Rujukan:

Y-0S.___. Struktur Kalimat dalam Bahasa Jepang. https://wkwkjapan.com/tata-bahasa/struktur-kalimat-dalam-bahasa-jepang/.