Silabus
Bahasa Bali
Basa Bali
Basa Bali adalah jantung budaya Hindu Dharma di Pulau Dewata, dituturkan oleh lebih dari 3 juta penutur dan menjadi penanda identitas adat yang masih hidup di pura, banjar, dan upacara harian. Ciri paling khas Basa Bali adalah sistem Sor-Singgih — tiga tingkat tutur sosial: Basa Andap (sebaya, intim, lebih muda), Basa Madia (netral, default sehari-hari), dan Basa Alus (pemangku, sulinggih, pejabat, tamu yang dihormati). Sistem ini bukan sekadar formalitas linguistik — ia adalah peta sosial yang menempatkan dharma, kekerabatan, dan adat sebagai poros kehidupan Bali. Selain Sor-Singgih, Basa Bali punya warisan Aksara Bali (turunan Brahmi) yang masih hidup di lontar, prasasti, dan teks ritus pura. Kurikulum Linguo membawa pembelajar dari sapaan 'Om Swastiastu' di A1 sampai pembacaan Geguritan dan Kakawin Ramayana versi Bali di B2 — dengan jalur pedagogis yang menghormati lapisan sakral bahasa ini tanpa mengeksotifikasi. Cocok untuk diaspora Bali yang ingin reconnect, ekspat tinggal Bali jangka panjang, dan peneliti Hindu Nusantara.

Struktur lengkapA1–B2 (304 sesi)
Standar internasionalKurikulum berbasis CEFR
Mulai dari levelmuPemula hingga menengah atas
Belajar fleksibelPilihan program sesuai kebutuhan
Pemula A1
Lo membangun fondasi pelafalan, sapaan harian, kosakata identitas Bali, dan pengenalan sistem Sor-Singgih sebagai konsep. Target: bisa memperkenalkan diri, bernavigasi sapaan harian dalam Basa Madia, dan paham kapan harus naik ke Basa Alus tanpa salah konteks.
Chapter 1
Salam Bali, Pelafalan, & Aksara Latin
16 sesi · A1.1 · Pilih kartu untuk lihat topik sesi
- Salam pagi/siang/sore/malam Bali
- Suksma vs Matur Suksma (2 level)
- Permisi & Maaf (Ampura)
- Etika sembah & cakupan tangan
- Wastan tiang... (nama saya)
- Tiang saking... (asal banjar)
- Profesi singkat Basa Madia
- Pamit & Rahajeng wengi
- Vokal a/i/u/é/è/o
- Beda é (genep) vs è (raré)
- Stres aksen suku kedua-akhir
- Drill tirukan audio Basa Bali
- Konsonan retrofleks ḍ/ṭ
- Kontras d/dh, t/th
- Bunyi ny, ng, h-akhir
- Minimal pair Bali-Indonesia
- Bilangan 1-20 Basa Madia
- Bilangan 20-100
- Pertanyaan harga sederhana
- Hitung benda di banjar
- 7 hari Redité-Saniscara
- Pawukon basics (Wuku)
- Pagi-siang-sore-malam Madia
- Kalender Saka vs Pawukon
- Bapa, Mémé, Belin/Mbok (Madia)
- Aji, Biang, Raka (Alus)
- Pratisentana (silsilah)
- Kaki & Niang (kakek-nenek)
- Banjar saya...
- Desa pakraman / desa adat
- Pemangku & klian banjar
- Krama (anggota banjar)
- Sira, napi, dija, sapunapi
- Pola tanya iya/tidak
- Inggih / durusang (formal)
- Drill tanya-jawab harian
- Tiang + kata kerja
- Tiang + kata sifat
- Tiang + kata benda
- Negasi: tiang nénten...
- Etika masuk pura (busana, kaki)
- Sapaan ke pemangku
- Sapaan ke krama lain
- Larangan cuntaka dasar
- Durusang... (silakan)
- Nunas... (memohon)
- Tulung tiang... (tolong saya)
- Pola permintaan Basa Madia
- Rahajeng rauh (selamat datang)
- Rahajeng nyanggra
- Sembah pada upacara
- Salam ngayah (kerja bakti)
- Dialog warung sate
- Dialog di banjar
- Dialog pasar tradisional
- Roleplay 3 sapaan kontekstual
- Recall 10 salam Bali
- Recall pelafalan vokal-konsonan
- Recall 20 kata identitas
- Self-assess 5 sapaan benar
- Tulis 5 kalimat perkenalan
- Rekam audio 1 menit
- Submit ke instruktur Linguo
- Refleksi pelafalan & koreksi