Silabus
Bahasa Betawi
Basa Betawi
Bahasa Betawi adalah bahasa kreol Melayu yang lahir di Batavia dari pertemuan pedagang, budak, dan pendatang selama tiga abad — Melayu Pasar sebagai tulang punggung, lalu disuntik Hokkien (gua, lu, cepek, gopek), Arab (ane, ente, afwan), Portugis (kadera, sabun, meja), Belanda (persekot, kongsi), Sunda, dan Jawa. Hasilnya bukan sekadar 'Indonesia berlogat Jakarta': Betawi punya sistem sendiri — akhiran -é yang menggantikan -a (apa jadi apé, kenapa jadi kenapé), partikel dah/deh/dong/nih/tuh yang membawa muatan emosi, sufiks -in menggantikan -kan (bikinin, ambilin), dan kosakata yang tidak ada padanannya di bahasa Indonesia baku (aye, nyak, babe, empok, encing). Bahasa ini sedang menyusut cepat — UNESCO menandai varian Betawi sebagai rentan, dan penutur muda banyak yang pindah ke bahasa gaul Jakarta yang sebenarnya beda. Pendekatan Lingcore: A1 mengunci logat dan kosakata inti supaya kamu terdengar Betawi, bukan Indonesia yang dipaksa; A2 masuk perbedaan Betawi Tengah (kota) dan Betawi Ora (pinggiran), pasar, dan pantun; B1 mengupas lenong, cerita rakyat Si Pitung dan Nyai Dasima, adat palang pintu, sampai Betawi di media modern seperti Si Doel; B2 menutup dengan gambang kromong, naskah lama, sejarah Batavia, lapisan pengaruh bahasa asing, dan proyek dokumentasi penutur asli — karena belajar Betawi hari ini sekaligus ikut menyelamatkannya.

Struktur lengkapA1–B2 (304 sesi)
Standar internasionalKurikulum berbasis CEFR
Mulai dari levelmuPemula hingga menengah atas
Belajar fleksibelPilihan program sesuai kebutuhan
Pemula A1
Fondasi supaya kamu kedengeran Betawi beneran: pergeseran bunyi -a jadi -é, sapaan dan panggilan kekerabatan asli, sufiks -in, plus partikel dah/deh/dong yang jadi nyawa kalimat Betawi. Akhir A1 kamu bisa ngobrol harian dengan logat yang pas dan tahu kapan pakai aye, gua, atau saya.
Chapter 1
Logat Betawi & Sapaan Sehari-hari
16 sesi · A1.1 · Pilih kartu untuk lihat topik sesi
- kreol Melayu Batavia
- beda Betawi vs bahasa gaul Jakarta
- status kerentanan bahasa
- tujuan belajar pribadi
- apa → apé, kenapa → kenapé
- siapa → siapé, mana → mané
- aturan mana yang bergeser
- drill 30 kata
- air → aer, pakai → pake
- kalau → kalo, hijau → ijo
- hilangnya h di awal kata
- rekam & bandingkan
- tempo cepat & nada naik di akhir
- penekanan pada partikel
- kenapa terdengar 'ceplas-ceplos'
- tiru audio penutur asli
- ape kabar, baek-baek aje
- salam khas Betawi Muslim
- sapaan ke tetangga
- roleplay ketemu di gang
- aye (Betawi asli) vs gua (Hokkien)
- ane/ente dari Arab
- lu, elu, situ
- kapan pakai yang mana
- babe (bapak), nyak/emak (ibu)
- abang, empok (kakak perempuan)
- encing, encang, engkong
- gambar silsilah sendiri
- bang, mpok, ncing buat orang asing
- nyai, ki, ustaz
- sopan santun panggilan
- praktik nyapa di warung
- dah = sudah/ayo
- deh = pelunak & persetujuan
- dong = menuntut & merajuk
- drill 20 kalimat
- nih/tuh penunjuk & penekan
- kek = seperti
- bae = saja
- drill kalimat sehari-hari
- bikinin, ambilin, beliin
- makna 'tolong lakukan untuk saya'
- beda dengan -kan baku
- ubah 20 kalimat Indonesia
- cepek, goceng, ceban
- peang, gopek, seceng
- nawar pakai istilah ini
- drill harga di pasar
- kagak/ogah, doyan, nyampe
- ngider, nongkrong, kelayapan
- cabut, ngacir, nyelonong
- bikin 15 kalimat
- gede, kecil, kece, bener
- sableng, bandel, songong
- batas umpatan yang sopan
- roleplay guyon sehat
- tes logat -é 30 kata
- recall sapaan & kata ganti
- dialog 6 giliran
- penilaian mandiri
- skrip nama, kampung, kerjaan
- wajib pakai 3 partikel
- rekam 3 take pilih terbaik
- kirim buat koreksi