Silabus

Bahasa Kanton

廣東話

Cantonese / Bahasa Kanton (廣東話 gwong2 dung1 waa2) adalah varian Sinitik utama yang dituturkan oleh sekitar 85 juta penutur native di Hong Kong, Macau, Guangzhou, Pearl River Delta, dan diaspora global yang signifikan — termasuk komunitas Tionghoa-Indonesia di Pontianak, Singkawang, dan kota-kota Kalimantan Barat. Berbeda dari Mandarin standar (普通話) yang punya 4 tone, Cantonese mempertahankan **6 tone** (atau 9 dengan checked tone) — pivot pedagogical Linguo di A1.1 dengan minimal-pair drills sistematis menggunakan romanisasi Jyutping (粵拼) — standar resmi LSHK sejak 1993, mengganti Yale lama. Cantonese tetap pakai **aksara Tionghoa Tradisional (繁體字)** seperti yang dilestarikan di Hong Kong dan Macau — bukan Simplified seperti di RRT. Implikasinya: pelajar Linguo yang sudah belajar Mandarin punya ~80% vocabulary overlap pada level karakter, tapi pelafalan & tone shift total. Fitur signature kedua: sistem **sentence-final particles** yang sangat kaya (㗎 gaa3, 喎 wo3, 嘞 laak3, 喇 laa3, 啦 laa1, 嘅 ge3, 咩 me1, 囉 lo1, 㗎喎 gaa3 wo3 — particle stacking!) — perangkat ekspresif yang membuat Cantonese terasa hidup dan emosional, dikupas tuntas di A1.3. Linguo juga membawa Cantonese-Mandarin bridge di A2.4 — efisien untuk pelajar Indonesia yang banyak terpapar Mandarin Mandopop maupun keluarga Tionghoa-Indonesia. Konten budaya berfokus pada warisan Cantopop (Sam Hui, Beyond, Anita Mui, Leslie Cheung), sinema Hong Kong (Bruce Lee, Wong Kar-wai, Stephen Chow mo lei tau, John Woo), kuliner dim sum, dan sastra HK modern (Xi Xi, Chan Koonchung, Leung Ping-kwan/也斯). Target sertifikasi: placement di Lingnan University, Hong Kong Baptist University, Macau Polytechnic, atau LSCAT-affiliated examiners.

Struktur lengkapA1–B2 (304 sesi)

Standar internasionalKurikulum berbasis CEFR

Mulai dari levelmuPemula hingga menengah atas

Belajar fleksibelPilihan program sesuai kebutuhan

Pemula A1

Bangun fondasi Jyutping romanization, 6-tone discrimination yang membedakan Cantonese dari Mandarin, dasar Traditional Hanzi (繁體字) dengan pendekatan radikalnya, dan sistem sentence-final particle yang menjadi DNA ekspresif Cantonese. Selesai A1: bisa percakapan sehari-hari di tea house, transaksi pasar, dan ekspresi emosional natural dengan partikel.

Chapter 1

Jyutping & 6-Tone Discrimination

16 sesi · A1.1 · Pilih kartu untuk lihat topik sesi