Silabus

Bahasa Hindi

हिन्दी

Hindi (हिन्दी) adalah bahasa nasional India bersama English, dituturkan oleh 600+ juta penutur total (340 juta native + 260 juta L2) — bahasa terbesar ke-3 di dunia setelah Mandarin dan English. Sebagai anggota rumpun Indo-Aryan (cabang Indo-European), Hindi berbagi ancestor dengan Sanskrit, Persian, Latin, dan banyak bahasa Eropa modern — implikasinya: pelajar Indonesia akan menemukan banyak cognate tersembunyi (Sanskrit-derived terms di Bahasa Indonesia seperti 'agama', 'guru', 'pustaka', 'utara' semua dari rumpun yang sama). Aksara Devanagari (देवनागरी) adalah abugida syllabic dengan 11 vokal independent + 33 konsonan basic, ditulis kiri-ke-kanan dengan signature top-bar line (शिरोरेखा shirorekha) yang menghubungkan huruf-huruf dalam satu kata — pivot pedagogical Linguo di A1.1 dengan pendekatan vokal-first. Word order Hindi adalah **SOV** (sama dengan Burmese, Japanese, Korean), dan menggunakan **postposition** (di belakang kata benda, bukan preposition seperti English) — sistem 6 postposition utama (में/से/को/का/की/के) dikupas tuntas di A1.3. Fitur signature paling unik: **split ergativity** — di tense perfective, subjek transitive verb mendapat marker ergative ने (ne), dan verb agreement bergeser ke OBJEK, bukan subjek (Sanskrit legacy yang Hindi pertahankan). Ini menjadi pivot mental-shift A2.4 dengan drill sistematis. Hindi juga punya sistem **3-way honorific pronoun** (तू intim/kasar < तुम kasual < आप hormat/plural) yang nuansa sosialnya dikupas di B1.2. Linguo membawa pelajar dari pengenalan Devanagari (A1.1) hingga apresiasi Tulsidas Ramcharitmanas (Awadhi-Hindi epik abad ke-16) dan sastra modern Munshi Premchand & Mahadevi Verma (B2.4–B2.5). Konten budaya: warisan Bollywood (industri film terbesar dunia by output), poetry Bhakti (Kabir, Surdas, Tulsidas), Diwali-Holi-Eid festivals, kuliner chai-biryani-samosa-thali, plus koneksi historis dengan Nusantara (Hindu heritage Bali-Jawa, Sanskrit loanwords di Bahasa Indonesia). Target sertifikasi: CSH (Central Hindi Institute Agra), KHS (Kendriya Hindi Sansthan Delhi), atau placement di JNU/DU.

Struktur lengkapA1–B2 (304 sesi)

Standar internasionalKurikulum berbasis CEFR

Mulai dari levelmuPemula hingga menengah atas

Belajar fleksibelPilihan program sesuai kebutuhan

Pemula A1

Bangun fondasi Devanagari syllabic dengan pendekatan vokal-first, internalisasi SOV word order (verba di akhir), kenalkan sistem gender m/f, dan tuntaskan 6 postposition utama yang menggantikan preposition. Selesai A1: bisa perkenalan diri dengan honorific tepat, transaksi pasar Hindi-belt, dan menyusun kalimat SOV dengan postposition akurat.

Chapter 1

Devanagari Foundation — Vowels First Approach

16 sesi · A1.1 · Pilih kartu untuk lihat topik sesi